"He who stops being better stops
being good’”
“ Siapa yang tidak menjadi lebih baik
berarti ia berhenti menjadi baik."
Tak
cukup hanya menjadi baik, karena kita harus berusaha untuk selalu lebih baik
dari sebelumnya. Terus belajar dan segera menjalankan langkah-langkah perbaikan
adalah cara untuk selalu lebih baik. Belajar tak harus selalu dari bangku
sekolah elit atau buku-buku mahal, melainkan belajar dari kehidupan
sehari-hari, pengalaman diri sendiri maupun orang lain, dan lain sebagainya.
Saya senang belajar dari
buku, entah buku kuno ataupun terbitan baru, karena dari sanalah saya memetik
banyak pelajaran hidup berharga. Salah satu falsafah hidup yang memperluas
wawasan hidup saya adalah catatan surat-surat, konon ditulis oleh Zhuge Liang
(181-234) untuk anaknya. Zhuge Liang adalah seorang pakar perang dan
kemiliteran ternama pada masa San Guo (Sam Kok) di jaman Tiongkok Purba.
Zhuge Liang
alias Kong Ming gemar membaca, dan menguasai bermacam ilmu pengetahuan
diantaranya ilmu geologi, sejarah, sampai strategi perang. Di usia 27 tahun ia
diangkat Raja Shu (Liu Bei) sebagai penasihat kerajaan. Selama menjadi
penasihat, Zhuge Liang
pernah menulis sebuah surat
kepada anaknya. Isi surat
yang ditulis 1.800 tahun yang lalu itu sarat dengan dengan kebijakan yang tak
lekang oleh waktu dan perubahan,
DIANTARANYA ADA 10 KEKUATAN MANUSIA, YAITU :
Kekuatan Keheningan
Keheningan
membantu kita menenangkan diri untuk menjernihkan pikiran. Ia menjelaskan bahwa
suasana hening membantu kita melakukan introspeksi diri, mengevaluasi segala
tindakan, dan menumbuhkan tekad untuk memperbaiki diri. Ia juga menegaskan
bahwa kunci keberhasilan dalam belajar adalah keheningan, sebab dalam
keheningan kita dapat menelusuri apa sebenarnya visi dan misi hidup kita.
Kekuatan Hidup Hemat
Zhuge
Liang memberikan petunjuk bahwa hidup bersahaja akan menyelamatkan diri kita
agar tidak diperbudak oleh materi. Hidup sederhana menurut sang penasehat ini
membentuk diri kita menjadi manusia yang lebih bermoral. Jangan terseret dalam
pola hidup boros, sebab pola hidup boros suatu saat dapat mengubur kita kedalam
tumpukan hutang dan puing-puing kehancuran.
Kekuatan Membuat Perencanaan
Dalam surat-surat itu
Zhuge Liang menegaskan tentang pentingnya merencanakan hidup. Fail to plan means plan to fail -
Gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal. Dengan
melakukan perencanaan yang baik, maka kita akan dapat menempatkan prioritas
dengan baik pula. Sebaliknya, tanpa perencanaan yang baik akan selalu membuat
kita gagal menyelesaikan apapun yang kita kerjakan.
Kekuatan Belajar
Zhuge Liang dalam suratnya menyebutkan bahwa keheningan memaksimalkan
pencapaian hasil dari tujuan belajar. Ia meyakini bahwa kemampuan manusia bukan
berasal dari pembawaan sejak lahir, melainkan merupakan hasil dari proses
pembelajaran yang dilakukan dengan konsisten. Oleh sebab itu ia menyarankan
agar kita tak pernah berhenti belajar sampai kapanpun. Sementara dalam proses
pembelajaran, kerendahan hati akan sangat membantu kita menyerap dengan mudah
ilmu pengetahuan yang dibutuhkan.
Kekuatan Nilai Tambah
Nasihatnya
ini menekankan kita agar lebih banyak memberi, karena hal itu akan membuat kita
lebih banyak menerima. Oleh sebab itu kita harus berusaha untuk selalu
memberikan yang terbaik untuk orang lain, diantaranya kepada keluarga, kerabat,
teman, konsumen, mitra bisnis, dan lain sebagainya. Bila kita mampu memberikan
sesuatu yang ekstra atau nilai tambah terhadap apa yang dibutuhkan orang lain,
tentu saja mereka akan senang, merasa tersanjung dan terpesona. Tak heran jika
selanjutnya mereka ingin selalu menjalin hubungan yang menguntungkan bagi Anda.
Kekuatan Kecepatan
Beliau
menesehat anaknya agar tidak menunda-nunda pekerjaan karena penundaan artinya
menghambat usaha kita mencapai visi dan misi secepat mungkin. Ia menandaskan
agar kita menjalankan segala sesuatu dengan efektif dan efisien waktu. Dalam
hal ini sangat dibutuhkan kemampuan memanajemen waktu. Jika perlu, satu hal
dilakukan bersama-sama dengan tim agar lebih cepat terselesaikan, "Alone we can do so little; together we
can do so much. - Sendiri kita menyelesaikan sedikit pekerjaan;
bersama kita kerjakan sangat banyak pekerjaan," kata Hellen Keller.
Kekuatan Karakter
Zhuge
Liang menasihati anaknya agar membiasakan diri tidak bersikap tergesa-gesa, sebab
segala sesuatu memerlukan proses. Kehati-hatian dalam bersikap dapat membentuk
sebuah karakter yang utuh. Dalam pepatah bangsa Tionghoa dikatakan,
"Diperlukan waktu hanya sepuluh tahun untuk menanam dan memelihara
sebatang pohon, tapi memerlukan waktu paling sedikit 100 tahun untuk membentuk
sebuah watak yang utuh."
Kekuatan Waktu
Dalam suratnya Zhuge Liang
menginginkan anaknya menghargai waktu. Sebab waktu berlalu sangat cepat, tak
jarang ikut mengikis semangat dan cita-cita kita. Oleh sebab itu manajemen
waktu dengan baik, jangan pernah menyia-nyiakan waktu dengan melakukan
aktifitas yang kurang bermanfaat.
Kekuatan Imajinasi
Zhuge Liang memberikan
nasehat supaya kita berpikir jauh ke depan, agar kita tidak tertinggal oleh
jaman yang terus berkembang. Imajinasi tentang masa depan dikatakannya lebih
kuat dari pengetahuan. Hal ini juga pernah diucapkan oleh Albert Einstein,
"Imagination is
everything. It is the preview of life's coming attractions. -
Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah penarik realitas yang akan
datang."
Kekuatan Kesederhanaan
Sang penasehat ini
mencontohkan kekuatan kesederhanaan dalam setiap surat-suratnya yang singkat
dan mudah dimengerti tetapi sarat tuntunan hidup positif. Tidak ada teori atau
tuntunan hidup yang muluk-muluk, melainkan kebijaksanaan hidup yang sederhana.
Begitupun jika kita ingin menghasilkan prestasi hidup yang luar biasa, tak
perlu menggunakan teori yang rumit. Sekalipun tindakan atau langkah-langkah
yang kita lakukan sederhana tetapi jika dilakukan dengan konsisten maka kita
akan mudah meraih visi dan misi.
"Success is the sum of small efforts,
repeated day in and day out. - Sukses merupakan
kumpulan dari tindakan-tindakan sederhana, diulang terus setiap hari."
Kata Robert Collier, penulis buku terlaris.
Itulah beberapa inti pesan
dalam surat-surat Zhuge Liang, yang ditujukan untuk anaknya agar ia mampu
berpikir, bersikap dan bertindak lebih baik dari hari ke hari. Kita dapat
menyerap pemikirannya untuk menjadi yang terbaik. Jika kita berhasil melakukan
yang terbaik artinya kita akan semakin dekat dengan kehidupan yang kita
inginkan, kehidupan yang indah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar